Gue punya satu sepupu cowok yang bulan depan akan berulang tahun yang pertama, namanya Anang Rafli. Rafli ini salah satu dari empat cucu cowok kesayangan Kakek dan Nenek gue yang paling kecil. Cucuk kedua adalah Abi, yang ini umurnya dua tahun kalau nggak salah. Keduanya lagi dimasa lucu-lucunya, berbeda jauh dengan dua cucu cowok lainnya. Yaitu gue dan si Rama yang udah janggutan. Hmm...

Diusia Rafli dan Abi yang masih imut-imutnya ini mereka juga kadang bikin khawatir banget. Contohnya aja si Rafli yang udah main gigit-gigit barang terus juga suka merangkap naik ke kursi, kadang pasti ada kejadian yang nggak diinginkan terjadi. Ujung-ujungnya pasti dibawa ke tukang urut.

Si Abi juga, udah bisa jalan dia malah tambah liar suka lari kesana kemari kayak The Flash. Pas di rumah Kakek, Abi biasanya gue ajak nonton kartun sambil rebahan. Lagi asik nonton tetibanya dia malah hilang di samping gue dan manggil-manggil.

                “Aa... Aditt! Abi cini hahaha!”

DIA TIBA-TIBA ADA DI TANGGA!!! WOY SEJAK KAPAN BISA DISANA!

Belum lagi kalau Abi nemu krayon, dia suka coret-coret dinding atau pintu rumah. -____-“

Kata Mama, gue waktu kecil nggak kayak dua sepupu gue ini. Gue orangnya pendiam, nggak liar, suka diem aja. Diem-diem tau-tau nelen sikat gigi.

Melihat dari pengalaman dua sepupu gateng gue ini, gue jadi mikir dan coba cari tau apa aja kira-kira solusi yang bisa gue lakukan kalau-kalau suatu saat anak gue suka coret-coret dinding, suka gigit barang yang aneh, atau cari solusi kayak apa kalau suatu saat anak gue tetibanya hilang pas gue lagi ke mall.

Dan kebetulan gue sudah dapat beberapa solusi, gue tulis di blog ini biar suatu saat ketika gue udah punya anak. Tulisan ini Bisa gue baca lagi, hehe. Berikut Cara Kreative Mengasuh Anak yang sudah gue rangkum dari berbagai sumber.


Kasih Jaring Kawat di Pegangan Tangga


Kasusnya kayak Abi tadi nih. Jadi Kadang anak kecil itu selain suka naik turun tangga, kadang mereka suka iseng diem di tengah tangga sambil ngeluarin kepalanya dan kedua tangannya berpegangan pada penopang tangga. Gue lian anak kecil kayak gini bisa jerit-jerit nggak karuan.


Solusinya bisa pakai jaring kayak gini biar si anak nggak ngeluarin kepalanya di antara sela-sela tangga. Bahaya banget bisa jatuh!


Gantungin Sutil di Tempat Tidur Pas Mulai Tumbuh Gigi


Si Rafli udah numbuh dua gigi di gusi bawah dan dua gigi di gusi atas juga. Tumbuhnya gigi ini membuat anak seumur Rafli suka gigit-gigit benda di sekitarnya, kayak HP gue aja pernah dia gigit-gigit sampai ilernya rumer kemana-mana. -____-"

Sutel yang digantung kayak contoh gambar di atas cocok kayaknya ya buat bayi ngelatih gigitannya, atau mungkin ganti sama daging sapi aja deh entar kalau anak gue. Sekalian aja biar gak repot kasih makan lagi. Bahahaha~


Bikin Kertas Khsusu Buat Menggambar Bebas di Dinding


Udah dikasih ketas buat gambar bebas, kadang anak kecil itu masih suka aja coret-coret di dinding. Yang kayak gini benar-benar bisa jadi solusi biar dinding rumah masih tetap aman sama coretan anak. Tinggal dikasih tau aja pelan-pelan insya Allah anak kecil itu cepat tanggap kok.

Pas udah gede kayak gini gue baru tau, kenapa Ayah gue suka marah tiap kali gue coret dinding waktu kecil. Ternyata harga satu kaleng cat bisa buat beli Nasi Padang lebih dari empat bungkus!

Nah, itu beberapa tips dari gue tentang Cara Kreatife Mengasuh Anak biar beda aja dari yang lain hihi. Yang baca blog ini sih rata-rata jomblo berkepanjangan belum nikah, tapi paling nggak kita insya Allah sudah pada tau gimana repotnya kalau nanti sudah punya anak kecil dan punya trik tersendiri biar anak kita tetep aman main dari beberapa hal.

Gue sok banget ngasih tips kayak gini, yang mau di lamar aja belum ada ya. *nangis di pojok rumah* -____-"

Sebelumnya gue sempat membahas apa itu starup pada blog ini, gue juga sempat janji mau kasih tips atau strategi startup sama kalian. Tentang apa aja ang harud disiapkan sebelum membangun startup. Tapi sabar dulu ya hhe, gue mau kasih tau dulu soal 5 Daftar Startup Yang Masuk Inkubator dan Akselerator Indigo tahun 2016.

Program inkubator dan akselerator indigo sendiri berfungsu untuk pengembangan sebuah usaha atau ide, baik berupa prodak maupun bisnis yang mempunyai banyak pengguna, yang nantinya akan bergabung dengan program Indigo. Para starup yang masuk diseleksi dan pada kahirnya akan dipilih beberapa saja, startup yang terpilih mendaptkan kesempatan bimbingan untuk mengembangkan bisnis mereka serta mendapatkan izin untuk menggunakan tempat yang disediakan untuk bekerja oleh Telkom.

Pada event 2016 yang sudah dilaksanakan beberapa bulan lalu ini memiliki beberapa kategori, seperti: Personal Apps, Home Solution, Social Media & Community, Goverment Solution, Business Solution, atau Commerce.

Nantinya setiap starup yang dipilih dan bergabung dengan Indigo akan mendapatkan pendanaan hingga Rp250 juta yang diberikan dalam beberapa tahap untuk menggembangkan bisnis mereka. Ya tentunya ini sangat menguntungkan banget biar starup yang dimiliki bisa lebih berkembang lagi.
Berikut 3 Startup Unik Yang Masuk Inkubator dan Akselerator Indigo Tahun 2016, setelah melalui tahap seleksi pada 15 Juni 2016 kemarin.

ZWASTE (tahap Customer Validation)


Zwaster adalah aplikasi mobile yang berguna untuk memilah sampah-sampah rumah tangga. Petugas Zwate nantinya akan mengambil sampah yang sudah kalian pilah langsung ke rumah kalian, dan Zwate akan memberikan imbalan berupa e-money yang dapat digunakan untuk memberi barang-barang lain dari mereka. Asik juga ya, tinggal buang sampah aja bisa dapat untung!

TERNAKU (tahap Customer Validation)


7018, agriculture, animal

Startup yang satu ini juga tak kalah tergolong unik, TernaKu bukan hanya usaha peternakan sapi tapi menyediakan sistem manajemen khusus untuk peternakan sapi. Jadi TernaKu punya beberpa sistem yang dapat langsung dimonitor oleh pemiliknya lewat, seperti pertumbuhan hewan ternak, sampai berapa banyak makanan yang dimakan ternak tiap harinya. Jasa yang satu ini memudahkan untuk orang-orang yang ingin ternak sapi namun tidak punya waktu untuk merawat secara langsung.

CARIJASA (tahap Product Validation)


Marketplace Jasa Carijasa | Screenshot

Pernah kesulitan untuk mencari jasa katering, fotografi, sampai susah mencari jasa desain interior? Mencari di internet mungkin bisa saja, tapi susah untuk mencari yang terpercaya. Carijasa yang masuk dalam inkubator dan akselerator indigo akan menjawab keresahan tersebut. Bukan hanya untuk mencari jasa, lewat Carijasa kalian yang punya keahlian pun bisa mengajukan penyedia jasa, keahlian kalian bisa dimanfaatkan menjadi uang.

Melihat dari beberapa startup yang masuk dalam pilihan inkubator dan akselerator indigo, terlihat jelas bisnis yang dibangun berawal dari hal yang biasa saja dan sudah banyak yang menyediakan pula. Hanya saja para kreator dibalik masing-masing startup punya cara dan strategi yang sangat unik, berbeda dari yang lain sehingga hal itu lah yang membuat bisnis mereka lebih diminati.

Jadi mau coba startup apa kalian kira-kira? Jasa bikin orang cepet move on kayaknya bagus ya. Hihi...

Belakangan entah kenapa gue sering dapat pertanyaan “Sudah berapa lama ngeblog?” gue mikir bentar dan mengingat-ingat lagi. Sudah enam tahun gue ngeblog, ibaranya kalau gue punya anak dan menyekolahannya di SD dia pasti udah kelas enam dan nangis-nangis minta dibeliin iphone 7.

Tepatnya ulang tahun blog ini pada bulan mei – yang gue sendiri lupa tanggal nya – dan setiap perayaan ulang tahun blog ini, gue selalu memberikan yang namanya give away atau penghargaan untuk pembaca setia blog galau ini dengan cara mengadakan lomba menulis blog. Ya... walau pun sering gak tepat waktu juga, sih.

Terakhir gue mengadakan give away berdua bareng si Beta, salah satu author badangsanak.com yang paling tua dan satu angkatan pas kuliah sama Ki Hajar Dewantara.  *sungkeman* *Maaf kan unda bet, kada tahu jua nah tangan ini sengaja menulis kaya itu*  

Sebelum gue membuat tulisan ini dan ingat sama Beta. Gue juga ingat dulu pernah ikutan give away yang Beta buat, waktu itu hadiah nya domain dan gue terpilih menjadi juara ke tiga. Bukan soal kemenangan yang gue dapat dari lomba blog yang diadakan beta, tapi karena tema lomba nya lah yang membawa gue secara tidak langsung perlahan mencapai nya satu-persatu.


The new crazy dream adalah tema yang harus ditulis pada lomba blog tiga tahun lalu itu, disana gue menulis lima mimpi baru gila gue yang berhubungan dengan blog. Dan diantara kelima mimpi itu sudah dua yang gue capai, sisa nya? Gue masih coba memperjuangkan.

Walau baru dua yang tercapai gue sudah bersyukur banget, hal yang sebenarnya hanya sebuah angan-angan ternyata bisa jadi kenyataan. Lalu apa gue cukup puas? Nggak, gue masih harus berjuang karena ini hanya sebuah awal. Dan yang terpenting dalam mewujudkan mimpi itu gue gak sendirian, ada banyak teman-teman yang gue bawa ke dalam mimpi gue itu – yang mungkin juga adalah mimpi mereka.

Sebenarnya, gue benar-benar bangga atas apa yang sudah gue dapat karena berkat dukungan semua teman-teman blogger gue di sini. Hanya saja untuk mengakui atau menunjukkannya ke para pembaca blog ini, gue belum bisa. Gue ngerasa masih belum bisa ngasih yang terbaik buat mereka, dan buat mimpi gue sendiri itu. Ya, walau pun gue benar-benar bangga. Mungkin nanti kalau udah waktunya.

Hmm... Kenapa jadi malah mellow gini ya? Hahaa.

Dalam tulisan lomba itu juga sebelum masuk ke lima poin utama ada empat poin mimpi yang gue tulisa, yaitu: mejadi pembicara blog, menjadi guru muda, move, dan nerbitin novel #DAM. Pada list nomer empat gue kasih warna merah, yang artinya mimpi yang belum selesai.

Sekarang? Alhamdulillah, novel Diary Anak Magang yang diangkat dari cerita nyata yang gue tulis di blog ini juga 2011 lalu, sudah menjadi novel dan cetakan kedua. Tepatnya 21 September kemarin buku gue udah dua tahun. Terima kasih banyak  untuk kalian yang sudah membeli karya pertama gue.

Karya ke dua?

Kabar terbaru yang mungkin sudah kalian tau sebagian, novel yang bercerita penderitaan dan penjuangan move on dari mantan pacar itu dijadikan komik. Yap! Komik Strip - Diary Anak Magang. Sekarang sudah selesai beberapa BAB, dan kali ini gue mau nunjukin sedikit penampakan Komik Strip - Diray Anak Magang. Dari sang ilustrator mantan penyembah K-POP Indah Soraya.


Mohon doa dari kalian semua semoga Komik Strip – Diary Anak Magang bisa cepat selesai dan si ilustartor nya gak gila, gara-gara menggambar muka gue terus. Aamiin...

Dan, sebentar lagi gua akan mengadakan give away! Apa aja hadiahnya? Pengennya sih iphone 7 kali ya, tapi gue aja gak punya... *sedih*

Ada deh, tunggu aja entar di postingan-postingan selanjutnya ya. :D


Tulisan ini diikut sertakan dalam:
http://badangsanak.com/

Sebelumnya gue sudah pernah menulis tentang tips memilih kado untuk kalian yang bingung mau kasih kado apa ke doi. Sedikit berbeda dari tulisan sebelumnya walau sama-sama ngasih kado, kali ini gue akan sharing soal kado buat cewek feminim.

Seperti yang kita sama-sama tau nggak semua cewek bisa masak, nggak semua cewek bisa angkat barbel 100kg. Jadi sudah bisa dipastikan setiap karakter yang berbeda dari para kaum hawa, juga pasti memiliki kebutuhan yang berbeda-beda pula tergantu karakter dan kebutuhan mereka.
Contohnya aja kayak cewek tomboi, gue berani jami nggak semua cewek tomboi suka dikasih pensil alis. Pertama cewek tomboi emang nggak suka dandan, kedua cewek tomboi nggak butuh pensil alis. Cowok tomboi mungkin lebih suka dikasih kado sepatu sport ketimbang high heels.

Begitu juga sama cewek feminim, mereka nggak mungkin suka dikasih kado barbell. Mungkin kalau lo ngasih barbel di dalam bingkisan kertas kado yang lucu dan lo kasih ke mereka, maka yang terjadi barbell akan melayang tepat ke muka kalian.

Jadi, dari pada salah dan bingung, gue akan sharing soal kado buat cewek feminim yang mungkin bisa bermanfaat untuk kalian para cowok yang mau kasih kado buat doi.

Tas Selempang

Rata-rata kemana pun gue pergi, gue sering menemukan para cewek kalau lagi jalan pasti membawa tas. Cewek feminim biasanya cenderung menggunakan tas selepang kecil, dan yang gue telusuri cewek feminim lebih sering menggunakan warna tas yang kalem.

Biasanya barang yang mereka bawa nggak jauh-jauh dari peralatan make up, semisal gincu, bedak, parfum, tisu, dan lain sebagainya. Jadi menurut gue ngasih kado tas selempang kecil cocok untuk tipe cewek feminim.

Make Up

Semua cewek pasti ingin terlihat cantik dihadapan cewek lainnya dan lawan jenis, ini sudah pasti sih, siapa juga yang mau keliatan kusam dan tak terurus. Cewek feminim pasti punya banyak beralatan make up di dalam kamar nya. Kalau ada cewek feminim yang ngaku gak punya banyak make up di kamar nya, maka jawaban nya cuman satu: Jangan percaya.

Ini sama hal nya kayak cewek yang bilang “Duh... aku pakai baju apa ya ke kondangan besok?” Mereka sering bertanya-tanya ke pada diri sendiri, sampai-sampai bingung untuk memilih baju apa buat ke kondangan temennya. Padahal... mereka punya setumpuk baju yang bisa dipakai ke kondangan. Bilang nggak punya tapi... Ah, sudah lah.

Buat para cowok yang gak tau harga make up dan bingung mau beli dimana, bisa klik ini harga kosmetik make over.

Kasih Buku Nikah Kalian

Udeh nggak usah pacaran. Langsung nikasih kalau emang serius!
Kalian para cewek dari ketiga kado di atas lebih suka dikasih kado apa sama cowok? Biar para cowok yang baca ini tulisan bisa langsung tau apa yang kalian mau. :v

Kita pasti pernah tidak sengaja menemukan satu barang yang terselip diantara kotak yang berdebu. Entah itu foto pacar yang sekarang menjadi sosok orang yang tidak kita kenal, atau lipatan rapi dari bungkus kado yang diberi orang spesial di hari spesial kita, bahkan mungkin kita akan menemukan beberapa potongan surat dari orang yang sekarang entah seperti apa dia sekarang.

Jadi ceritanya beberapa hari yang lalu saat hari libur, gue sengaja tidak membuat agenda mau ngumpul atau jalan-jalan bareng temen, bahkan gue nggak pergi ke cafe buat ngopi-ngopi ganteng sembari membaca novel. Hari libur kali ini gue niatkan untuk nyuci sepatu-sepatu gue. Gue mengambil semua sepatu yang dikotakin di bawah ranjang.

Gue sendiri lupa sudah berapa bulan sepatu-sepatu itu berada di bawah ranjang dan nggak gue pakai, ketebalan debu dipenutup kotak cukup bikin paru-paru burung gereja bisa rusak. Walau punya banyak sepatu, tapi gue lebih memilih satu sepatu aja untuk gue pakai setiap hari.

Sangking banyakanya ada beberapa kotak yang masuk lebih dalam di bawah ranjang gue, terpaksa gue harus masukin kepala dan nahan nafas biar nggak kemasukan debu. Nah disini... saat gue lagi ngambil kotak sepatu yang agak jauhan, mata gue malah tertuju pada satu kotak berwarna putih dengan tutup nya berwarna merah. Gue malah ambil itu kotak dan melupakan kotak sepatu yang jauh tadi.

Dan saat gue buka, gue ngerasain dejavu. Isi dari kotak tersebut adalah barang-barang pemberian dari orang yang pernah dekat dengan gue, ada foto mantan pacar yang dulu sengaja gue cetak lebih buat gue simpan sendiri dan sisanya buat kejutan ulang tahun dia, bahkan barang yang pernah gue kasih lalu dibalikkin juga ada.

Tapi tenang aja, gue bukan tipe orang yang meminta kembali barang yang sudah dikasih. Barang yang dibalikin ke gue ini karena kemarin sempat rusak. Barang itu adalah kipas angin kecil berbentuk kamera SLR.

Gue mengambil satu kipas angin kecil berbentuk kamera berwarna pink yang sudah tidak berbentuk lagi, gue ingat barang itu gue beli di toko mana, waktu kapan, untuk siapa dan kenapa barang itu kembali ke gue lagi. Setelah sempat digunakan kipas angin unyu itu rusak nggak bisa berputar, lalu orang yang gue kasih kipas itu meminta gue untuk coba memperbaikinya.

Dengan kesotoian gue coba bongkar kipas angin kecil itu dan berniat untuk mengembalikan fungsinya biar bisa dipakai lagi, tapi yang ada... jangankan untuk memperbaiki, memasang ke bentuk semula pun gue nggak mampu. Dan ending nya gue beli yang baru. -_____-

Kasian, kasian...

Lalu Soal foto mantan. Kalian yang emang sudah membaca blog gue sejak lama, pasti sudah tahu soal ini. Jadi bulan Januari adalah bulan ulang tahun Dia, saat itu tahun 2012 untuk pertama kalianya gue ngasih kado buat mantan pacar.

Gue bikin 18 origami kupu-kupu, 1 surat awan, dan 96 origami burung sesuai tanggal lahir dia. Gue bikin kado itu satu bulan sebelum ngasih dan diantara beberapa kertas origami itu, ada beberapa lembar foto yang gue cetak dan satu yang gue kasih figura.

Nah, foto yang difigurain pasti foto yang menurut gue paling bagus jadi sengaja gue cetak lebih buat gue simpen sendiri, takutnya kalau gue pas lagi kangen-kangennya dan nggak bisa ketemu Dia gue bisa lihat itu foto.

Tapi kenyataannya sekarang, teknologi udah makin canggih, tinggal buka instagram Dia aja udah bisa liat. Ya... ini sih kemarin pas lagi gagal move on nya gue, sekarang udah biasa aja. Malahan gue nggak galau atau baper lagi kalau bawa kemana-mana bantal pemberian Dia.

Nggak kok, nggak galau... Gue kuat kok, udah bisa move on.

*Buru-buru chat Dia – Dee, lagi di mana?*

Saat mengeluarkan beberapa barang, gue ketemu beberapa lembar surat dengan pengirim yang berbeda-beda. Gue ambil semuanya dan coba mengingat satu persatu kejadian yang gue alami dengan beberapa orang tersebut.

Emm... Tapi kali ini gue akan ceritain satu orang aja. Ada beberapa surat sebenarnya, tapi gue akan cerita satu surat aja dan satu note singkat dari satu orang ini.


Pertama – Surat Tanpa Amplop

Ka Adit, Mungkin ini udah berapa kali aku nyatain rasa aku ke kamu, mungkin juga kamu udah bosen denger apa yang aku katakan ini. Tapi jujur aku masih suka sama kamu. Susah bagi aku buat ngilangin rasa itu. Aku juga bingung buat ngilangin rasa suka aku ke kamu itu bagaimana. Maybe, i can loving you. But you can’t love me. Because i know you can’t move with “Dia”. But you must still remember. I love you. And i always waiting you to come to me and say, you love me... I hope it be true...
Begitu isi suratnya gue tulis dengan apa adanya. Gue masih ingat, gue mendapatkan surat ini malam hari di dalam tas saat gue mau memasukkan buku pelajaran untuk besok. Sore hari sebelum gue sedang berada di SMPN 26 Banjarmasin – sekolah gue sendiri – untuk melatih PMR.

Saat itu gue sudah kelas 3 SMK dan si penulis surat sebenarnya adalah alumni SMPN 26 Banjarmasin juga, tepatnya dia adalah adik kelas gue. Saat gue kelas 3 dia baru kelas 1. Mungkin biar lebih gampang gue kasih inisial Loli.

Loli adalah pengagum rahasia gue, iya, muka ganteng kayak Ariel Noah ini juga ada yang mengagumi. Tolong kalian yang baca tulisan barusan, jangan muntah di blog gue dan jangan close dulu blog ini, tolong...

Gue bilang dia pengagum rahasia karena setelah kami sering jalan berdua, sedikit demi sedikit dia sendiri mengakuinya. Dia tahu banget detail tentang gue yang kadang gue sendiri lupa, gue baru tahu setelah Loli cerita sendiri pas gue nemenin dia di rumah sakit.

Sampai akhirnya dia – mungkin bosan – menunggu gue peka, dan akhirnya Loli menulis surat itu lalu memasukkannya ke dalam tas ransel gue. Gue akuin waktu itu gue nggak terlalu mengerti bahasa Inggris yang dia tulis, tapi setidaknya gue nggak bego-bego amat buat mengartikan tulisan dan emot senyum itu.

Waktu itu Loli udah kayak mba-mba ojek pribadi gue, kami berbeda sekolah dan jarak nya cukup jauh. Tapi Loli dengan senang hati mau menjemput gue dari sekolah, lalu mengantarkan gue ke SMP buat ngelatih PMR, dia rela menunggu gue sampai selesai ngelatih, dan mengantarkan gue balik ke rumah.

Kegiatan ini rutin banget dilakukannya dengan senang hati disetiap hari rabu, sampai akhirnya gue bilang ke dia nggak usah repot antar jemput gue lagi, setelah gak lama gue mendapatkan surat itu.

Sebenarnya gue sudah tahu apa yang dia mau sebelum surat itu ditulis, hanya saja gue sudah mencoba tapi gue tetap biasa-biasanya aja.

Kedua – Note Singkat

Semangat yah ujiannya! Mudahan ujiannya sukses & lancar! Jangan lupa belajar & sholat!
Ada selotif pada note singkat berwarna pink ini di bagian atas. Oiya, gue ingat... Selotif itu digunakan untuk menempelakn note singkat ini pada beberapa tumpukan novel yang dibungkus kado. Bukan, novel itu bukan kado ulang tahun buat gue.

Loli pernah meminjam beberapa novel gue, lalu beberapa hari sebelum ujian Nasional dia meminta gue ke rumah untuk mengambil novel-novel tersebut yang sudah cukup lama dipijam. Sebenarnya, dia bukan cewek yang suka membaca banyak buku, gue tau tentang hal apa yang dia suka dan dia tidak terlalu suka. Hanya saja ini sebagai alasan untuk bertemu, setelah surat pertama itu gue terima gue memang menjaga jarak dengan Loli. Gue hanya gak mau ini terlalu jauh dan hanya menjadi rasa sakit.

Gue tahu dia pasti kecewa dengan apa yang gue lakukan, tapi gue juga gak bisa memaksakan hati ini kepada siapa gue menaruhnya, apa lagi waktu itu gue lagi sering-seringnya kepikiran sosok Dia. Makanya gue nggak pernah memaksa hal apapun, karena bagi gue; yang dipaksakan tidak akan pernah baik.

~(^^~)(~^^~)(~^^)~

Dilain hari mungkin akan gue ceritakan lebih detail tentang Loli. Sosok pengagum rahasia yang rela ngelakuin apa saja buat orang yang dia suka.

Hmm... dan akhirnya gue malah batal mencuci sepatu karena ketemu kotak ini, malah mengingat beberapa cerita yang sudah lama banget. Tapi jujur ini cukup asik, kadang kita memang harus mengingat apa yang sudah kita lewati saat kita sudah terlalu jauh meninggalkan.

Bukan berarti ingin kembali, hanya saja menurut gue moment lama sesekali harus dikenang, biar kita tahu ada hal menarik yang sudah kita lalui dan bisa kita jadikan jawaban untuk permasalah baru.

Kalian sendiri pernah dapat surat dari seseorang di masa lalu? Coba dong cari suratnya dan ceritain ke gue di kolom komentar hihi.

Sekarang, gue udah gak dapat surat-surat cinta lagi. Ya... masih dapat surat sih, tapi surat dari orang tua siswa yang minta izin anak nya gak bisa hadir ke sekolah mengikuti pelajaran, karena alasan sakit atau acara keluarga. Hmm...

Oiya. Selamat September Ceria!