Perahu Kertas 2



Kemarin tepatnya tanggal 4 Oktober gue sama si doi, nonton Perahu Kertas 2. Sebelumnya sih kami juga udah nonton Perahu Kertas 1. Gue sebelumnya gak tahu sama sekali kalau film Perahu Kertas ini bersambung, tapi ternya beberapa hari sebelumnya dia bilang kalau ada Afika di Perahu Kertas 2 ini.


Gue sempet mengkira kalau Afika benar-benar main di Perahu Kertas akan ada dialog kayak igini:



”Afikaa...”

”Iya..”

”Kugy lagi buat cerpen buat kamu,”

”Apa?”

”Kak Kugy lagi buat cerita cerpen lucu buat kamu,”

”Uuu...”

”Loh kamu kenapa Afika?”

”Wahh Oreo rasa kertas.”

”....”

Abaykan.

Oke gue mau cerita tentang Perahu Kertas pertama dulu:



Kugy (Maudy Ayunda) seorang cewek hobi menulis kisah dogeng, yang menurut gue serba absurd baik dari segi penampilan dan pemikiran, tapi tetep keren ini, memiliki sahabat yang bernama Noni (Sylvia Fully R) dan pacarnya Noni, yang bernama Eko (Fauzan Smith). Dikampus mereka selalu bersama sampai akhirnya sosok yang tidak jauh beda dengan Kugy muncul, absurd dan unik, hanya saja dia menyukai dunia lukis, yaitu Keenan (Adipati Dolken). Saat mereka berkumpul bersama Kugy yang menyukai tokoh kartun Kura-kura Ninja, membentuk sebuah kelompok mereka berempat, karena selalu terlihat bersama, lalu Kugy memberi nama kelompok mereka asal-asalan bernama ”Pura-pura Ninja”.

Kesamaan dalam bidang seni melabuhkan Keenan dan Kugy pada sebuah radar yang sama, hanya saja keduanya memendam perasaan itu ke dalam lautan. Ini dikarenakan Kugy yang sudah memiliki pacar saat itu bernama Joshua (Dion Wiyoko), dan Keenan mengetahui hal tersebut saat dia melihat Kugy sedang makan disebuah restoran dengan Joshua disuatu malam.


Ditengah kegaluan Keenan,  hadir sosok Wanda (Kimberly Ryder) sepupu Noni, dihari ulatangtahun Keenan. Noni yang sengaja memperkenalkan Wanda kepada Keenan, tidak mengetahui perasaan sahabatnya sendiri terhadap Keenan, yaitu Kugy. Dan ini membawa perasaan Kugy seperti dihempas kerasnya ombah ditengah lautan Neptunus. Ini membuat perasaan mereka menjadi rumit, dan dari sinilah awal dari pelayaran cerita mereka bermulai.

Membelah Perahu Kertas Menjadi Dua Bagian.


Perahu Kertas adalah sebuah film yang diangkat dari novel yang berjudul sama Perahu Kertas - Dewi Dee Lestari. Ini adalah film kesekian yang gue tonton setelah Poconggg Juga Pocong, 3 Pocong Idiot, dan terakhir Radio Galau. Jujur saja Pemeran Kugy (Maudy Ayunda) yang benar-benar menarik perhatian gue di film Perahu Kertas ini, Perahu Kertas pertama dan Dua tentunya.

Keunikan seorang Kugy sangat cocok diperankan oleh Maudy Ayunda. Karakter yang dibawakan terlihat begitu naturan dan menunjukkan apa adanya.

Bukan hanya dari segi karakter si pemeran yang unik, tapi pemandangan seting dan properti lainnya membuat gue seperti masuk kedalam tahun yang sama. Peralatan yang serba terlihat jadul, dan rumah yang masih terlihat lama, membuat film ini makin terasa tahun ceritanya.

Nah di Perahu Kertas 2, pelayaran cerita Kugy dan Keenan dimulai kembali. Biar kalian penasaran lanjutan film Perahu Kertas 2 nya, gue kasih sinopsis nya aja ye hha, kalau gue ceritain kayak sebelumnya gak asik dong (~^..^)~

Sinopsis
Perahu Kertas 2 diawali dengan bertemunya kembali Kugy (Maudy Ayunda) dan Keenan (Adipati Dolken) setelah tiga tahun berpisah dalam acara perkawinan Noni (Sylvia Fully R) dan Eko (Fauzan Smith). 
Keenan akhirnya kembali ke Jakarta setelah belajar melukis di Bali dengan Wayan (Tio Pakusadewo). Keenan memutuskan kembali karena ayahnya, Adri (August Melasz) terkena serangan stoke. Bisnis keluarga harus ia lanjutkan. Sedangkan kisah asmaranya dengan Luhde (Elyzia Mulachela) tetap dijaga dengan menjalani hubungan kasih jarak jauh.
Sementara Kugy yang awalnya sangat dekat dengan Remy (Reza Rahadian) mulai menunjukkan perubahan sikap pasca bertemu dengan Keenan. Apalagi setelah keduanya memilki proyek bersama yaitu Kugy menulis cerita anak, dan Keenan membuatkan ilustrasi gambarnya.
Perasaan kuat Kugy terhadap Keenan ternyata membuat orang-orang di sekitar mereka menjadi terluka. Sampai akhirnya Keenan memutuskan menemui Kugy untuk menuntaskan perasaan-perasaan terpendam mereka, dan kembali kepada pasangan masing-masing. 
Kugy pun akhirnya kembali memberi hatinya kepada Remy, begitu pula dengan Keenan yang akhirnya kembali ke Bali untuk menemui Luhde. Tapi peristiwa yang membuat cerita film semakin menarik justru dihadirkan oleh mereka yang berharap untuk dipilih.
Rasa cinta serta sayang yang besar ternyata bukanlah tujuan akhir bagi kita untuk bisa memiliki seseorang. Memberi pasangan kita kebebasan untuk dipilih adalah kunci cerita Perahu Kertas 2. "Hati Itu Dipilih, Bukan Memilih" itulah pesan yang ada di Perahu Kertas 2.

Bikin mimisan tuh pesan dari film Perahu Kertas 2.



Btw, ada yang udah nonton belum nih? Ceritain dong adegan yang paling kalian suka di Perahu Kertas 2 ini.




Kalau adengan yang paling gue suka sih, pas awal film Perahu Kerta 2 baru dimulai. Yaitu waktu Afika lagi main-main Perahu Kertas di pantai sama Kakak nya. Gue paling suka adengan ini karena Afika gak ngomong apa-apa.

Cinta itu biarkan seperti perahu kertas di lautan, biarkan dia berlayar kemana ombak membawa, pada akhirnya dia akan berlabuh ketempat yang sebenarnya dia butuhkan. @adittyaregas

~(^_^~)(~^..^~)(~^_^)~

Pas gue pesen tiket Perahu Kertas 2, ada kejadian unik pada tiket kami. Coba saja lu lihat sendiri...

Maaf banget gue pamer pesen dua tiket, satu buat gue dan satunya buat anu. #manasmanasinjombloyangsukanonton

Dan yang membuat spesial kami diantar sama emba-emba tiketnya, sampai ke tempat duduk. Kayak tiket VIP. Kalau kata si dia sih, edisi spesial hoho