Belakangan entah kenapa gue sering dapat pertanyaan “Sudah berapa lama ngeblog?” gue mikir bentar dan mengingat-ingat lagi. Sudah enam tahun gue ngeblog, ibaranya kalau gue punya anak dan menyekolahannya di SD dia pasti udah kelas enam dan nangis-nangis minta dibeliin iphone 7.

Tepatnya ulang tahun blog ini pada bulan mei – yang gue sendiri lupa tanggal nya – dan setiap perayaan ulang tahun blog ini, gue selalu memberikan yang namanya give away atau penghargaan untuk pembaca setia blog galau ini dengan cara mengadakan lomba menulis blog. Ya... walau pun sering gak tepat waktu juga, sih.

Terakhir gue mengadakan give away berdua bareng si Beta, salah satu author badangsanak.com yang paling tua dan satu angkatan pas kuliah sama Ki Hajar Dewantara.  *sungkeman* *Maaf kan unda bet, kada tahu jua nah tangan ini sengaja menulis kaya itu*  

Sebelum gue membuat tulisan ini dan ingat sama Beta. Gue juga ingat dulu pernah ikutan give away yang Beta buat, waktu itu hadiah nya domain dan gue terpilih menjadi juara ke tiga. Bukan soal kemenangan yang gue dapat dari lomba blog yang diadakan beta, tapi karena tema lomba nya lah yang membawa gue secara tidak langsung perlahan mencapai nya satu-persatu.


The new crazy dream adalah tema yang harus ditulis pada lomba blog tiga tahun lalu itu, disana gue menulis lima mimpi baru gila gue yang berhubungan dengan blog. Dan diantara kelima mimpi itu sudah dua yang gue capai, sisa nya? Gue masih coba memperjuangkan.

Walau baru dua yang tercapai gue sudah bersyukur banget, hal yang sebenarnya hanya sebuah angan-angan ternyata bisa jadi kenyataan. Lalu apa gue cukup puas? Nggak, gue masih harus berjuang karena ini hanya sebuah awal. Dan yang terpenting dalam mewujudkan mimpi itu gue gak sendirian, ada banyak teman-teman yang gue bawa ke dalam mimpi gue itu – yang mungkin juga adalah mimpi mereka.

Sebenarnya, gue benar-benar bangga atas apa yang sudah gue dapat karena berkat dukungan semua teman-teman blogger gue di sini. Hanya saja untuk mengakui atau menunjukkannya ke para pembaca blog ini, gue belum bisa. Gue ngerasa masih belum bisa ngasih yang terbaik buat mereka, dan buat mimpi gue sendiri itu. Ya, walau pun gue benar-benar bangga. Mungkin nanti kalau udah waktunya.

Hmm... Kenapa jadi malah mellow gini ya? Hahaa.

Dalam tulisan lomba itu juga sebelum masuk ke lima poin utama ada empat poin mimpi yang gue tulisa, yaitu: mejadi pembicara blog, menjadi guru muda, move, dan nerbitin novel #DAM. Pada list nomer empat gue kasih warna merah, yang artinya mimpi yang belum selesai.

Sekarang? Alhamdulillah, novel Diary Anak Magang yang diangkat dari cerita nyata yang gue tulis di blog ini juga 2011 lalu, sudah menjadi novel dan cetakan kedua. Tepatnya 21 September kemarin buku gue udah dua tahun. Terima kasih banyak  untuk kalian yang sudah membeli karya pertama gue.

Karya ke dua?

Kabar terbaru yang mungkin sudah kalian tau sebagian, novel yang bercerita penderitaan dan penjuangan move on dari mantan pacar itu dijadikan komik. Yap! Komik Strip - Diary Anak Magang. Sekarang sudah selesai beberapa BAB, dan kali ini gue mau nunjukin sedikit penampakan Komik Strip - Diray Anak Magang. Dari sang ilustrator mantan penyembah K-POP Indah Soraya.


Mohon doa dari kalian semua semoga Komik Strip – Diary Anak Magang bisa cepat selesai dan si ilustartor nya gak gila, gara-gara menggambar muka gue terus. Aamiin...

Dan, sebentar lagi gua akan mengadakan give away! Apa aja hadiahnya? Pengennya sih iphone 7 kali ya, tapi gue aja gak punya... *sedih*

Ada deh, tunggu aja entar di postingan-postingan selanjutnya ya. :D


Ciri wanita idaman pria, sebenarnya setiap pria punya masing-masing wanita seperti apa yang mereka inginkan untuk menemani sepanjang hidup nya. Baik dari segi fisik atau yang lainnya, tapi gue yakin banget. Setelah membaca tulisan ini kita para pria khusus nya, pasti sepakat dengan apa yang gue tulis.

Sebenarnya dalam tulisannya ini antara gue yang sok tau sama curhat beda tipis banget, sih. Kali aja ada yang mau gue halal’in dan baca ini tulisan, kamu yang mau mungkin bisa baca dulu hhe.
Tolong cewek yang baca tulisan ini jangan di close blog gue, tolong...

Apa yang gue tulis disini nggak seratus persen dari gue pribadi, sebagian juga adalah curhatan dari beberapa teman cowok gue yang menginginkan ciri wanita ini ada dalam kehidupannya. Dan ini gue rangkum dari beberapa cukup banyaknya ciri wanita idaman pria.

Nggak Harus Bisa Masak Yang Penting Harus Saling Mengerti

via www.huffingtonpost.com

Nggak semua cewek bisa masak, mama gue contoh nyata. Jangankan masak, sampai mama dan ayah nikah aja, mama gue masih belum bisa nyuci baju. Tapi pada akhirnya, sampai sekarang mama dan ayah gue masih bisa sama-sama sampai dia punya anak kayak gue, yang bisanya cuman galau dan belum bisa ngasih cucu. Hmm...

Semua tentang pernikah adalah perjalanan panjang dan butuh proses kata mama gue, yang terpenting adalah bisa saling mengerti satu sama lain dan mau menjalaninya bareng-bareng. Jangan sampai kebanyakan ngeluh yang ada entar malah saling menyalahkan. Nauzubillahhiminzalik.

Menjaga Mulut Tapi Tetap Cerewet Dengan Hal Bermanfaat

via d1xenuxjgcz4dx.cloudfront.net

Mungkin emang kodratnya semua cewek itu suka ngerupi atau suka gosipin orang. Percaya deh buat kalian wahai wanita, pria manapun nggak akan suka wanita yang suka ngomong nggak baik – termasuk banget – ngegosipin orang. Walau mungkin itu sudah watak kalian, kebanyakan pria pasti dalam hati sedikit banyaknya akan menggerutu dengan hal kesia-siaan yang kalian buat itu.

Mending kalian para wanita cerewet dalam hal bermanfaat, kayak contohnya cerewet sama penampilan dia yang urak-urakan kayak gembel, minta dia pakai parfum dan baju yang rapi setiap hari. Terus biasanya pria itu suka males bersihin wajah, kalau udah gini kalian wajib cerewet meminta dia harus sering cuci muka minimal 3x sehari deh, karena males nyuci muka bisa menyebabkan gatal gatal pada kulit yang akhirnya bisa membuat muka kusam dan tumbuh jerawat di sekitar wajah. Kalau mandi jangan lupa cuci juga mukanya, gue rekomendasi pakai sabun lifebuoy untuk menjaga kehatan kulit kita.

Dan satu lagi, kalian para wanita wajib cerewet soal si doi tentang pacara yang kelamaan, tanyakan ke dia “Jadi mau aku jadi istri nya orang lain?”

MAMPUS LO BUAT YANG COWOK KELAMAAN PACARAN! MAMPUSSSS!!!

Eh tapi yang baca ini kebanyakan jomblo ya...

Bersoleh Hanya Untuk Dia di Rumah

via thenadyadiaries.wordpress.com

Nah ini, kebanyakan wanita sekarang suka banget dandan apa lagi gue sering menemukan abege yang mengalami penuaan dini. Kayak yang masih sekolah udah makai make up yang tebel, terus pipi nya harus di merah-merahin kayak orang digebukin sekampung, pakai alis mata palsu yang lentik dan panjangnya sampai lima meter, jadinya kan repot bedain mana pelajar atau orang gila.

Bersoleh atau mempercantik penampilan wajib untuk wanita, tapi bukan berarti harus berlebihan apa lagi sengaja untuk mendapatkan perhatian pria. Ketika gue umroh kemarin, ustad sedikit pesan soal Istri kepada Sumi tentang bersoleh:

“Bersoleh cuman untuk suami ya ibu-ibu, cuman di rumah dan buat suami nya aja. Kecantikannya jangan buat suami orang atau yang bukan mahram nya, dosa loh.”

Cantik alami itu lebih menarik dari pada kebanyakan penutup. Hhe Setuju sama poin-poin di atas atau mau nambahin? Silahkan tulis dikolom komentar.

Hmm... tulisan gue kenapa jadi kayak buat suami istri gitu ya? Jodoh masa depan aja belum keliatan. :’v

Sebelumnya gue sudah pernah menulis tentang tips memilih kado untuk kalian yang bingung mau kasih kado apa ke doi. Sedikit berbeda dari tulisan sebelumnya walau sama-sama ngasih kado, kali ini gue akan sharing soal kado buat cewek feminim.

Seperti yang kita sama-sama tau nggak semua cewek bisa masak, nggak semua cewek bisa angkat barbel 100kg. Jadi sudah bisa dipastikan setiap karakter yang berbeda dari para kaum hawa, juga pasti memiliki kebutuhan yang berbeda-beda pula tergantu karakter dan kebutuhan mereka.
Contohnya aja kayak cewek tomboi, gue berani jami nggak semua cewek tomboi suka dikasih pensil alis. Pertama cewek tomboi emang nggak suka dandan, kedua cewek tomboi nggak butuh pensil alis. Cowok tomboi mungkin lebih suka dikasih kado sepatu sport ketimbang high heels.

Begitu juga sama cewek feminim, mereka nggak mungkin suka dikasih kado barbell. Mungkin kalau lo ngasih barbel di dalam bingkisan kertas kado yang lucu dan lo kasih ke mereka, maka yang terjadi barbell akan melayang tepat ke muka kalian.

Jadi, dari pada salah dan bingung, gue akan sharing soal kado buat cewek feminim yang mungkin bisa bermanfaat untuk kalian para cowok yang mau kasih kado buat doi.

Tas Selempang

Rata-rata kemana pun gue pergi, gue sering menemukan para cewek kalau lagi jalan pasti membawa tas. Cewek feminim biasanya cenderung menggunakan tas selepang kecil, dan yang gue telusuri cewek feminim lebih sering menggunakan warna tas yang kalem.

Biasanya barang yang mereka bawa nggak jauh-jauh dari peralatan make up, semisal gincu, bedak, parfum, tisu, dan lain sebagainya. Jadi menurut gue ngasih kado tas selempang kecil cocok untuk tipe cewek feminim.

Make Up

Semua cewek pasti ingin terlihat cantik dihadapan cewek lainnya dan lawan jenis, ini sudah pasti sih, siapa juga yang mau keliatan kusam dan tak terurus. Cewek feminim pasti punya banyak beralatan make up di dalam kamar nya. Kalau ada cewek feminim yang ngaku gak punya banyak make up di kamar nya, maka jawaban nya cuman satu: Jangan percaya.

Ini sama hal nya kayak cewek yang bilang “Duh... aku pakai baju apa ya ke kondangan besok?” Mereka sering bertanya-tanya ke pada diri sendiri, sampai-sampai bingung untuk memilih baju apa buat ke kondangan temennya. Padahal... mereka punya setumpuk baju yang bisa dipakai ke kondangan. Bilang nggak punya tapi... Ah, sudah lah.

Buat para cowok yang gak tau harga make up dan bingung mau beli dimana, bisa klik ini harga kosmetik make over.

Kasih Buku Nikah Kalian

Udeh nggak usah pacaran. Langsung nikasih kalau emang serius!
Kalian para cewek dari ketiga kado di atas lebih suka dikasih kado apa sama cowok? Biar para cowok yang baca ini tulisan bisa langsung tau apa yang kalian mau. :v

Kita pasti pernah tidak sengaja menemukan satu barang yang terselip diantara kotak yang berdebu. Entah itu foto pacar yang sekarang menjadi sosok orang yang tidak kita kenal, atau lipatan rapi dari bungkus kado yang diberi orang spesial di hari spesial kita, bahkan mungkin kita akan menemukan beberapa potongan surat dari orang yang sekarang entah seperti apa dia sekarang.

Jadi ceritanya beberapa hari yang lalu saat hari libur, gue sengaja tidak membuat agenda mau ngumpul atau jalan-jalan bareng temen, bahkan gue nggak pergi ke cafe buat ngopi-ngopi ganteng sembari membaca novel. Hari libur kali ini gue niatkan untuk nyuci sepatu-sepatu gue. Gue mengambil semua sepatu yang dikotakin di bawah ranjang.

Gue sendiri lupa sudah berapa bulan sepatu-sepatu itu berada di bawah ranjang dan nggak gue pakai, ketebalan debu dipenutup kotak cukup bikin paru-paru burung gereja bisa rusak. Walau punya banyak sepatu, tapi gue lebih memilih satu sepatu aja untuk gue pakai setiap hari.

Sangking banyakanya ada beberapa kotak yang masuk lebih dalam di bawah ranjang gue, terpaksa gue harus masukin kepala dan nahan nafas biar nggak kemasukan debu. Nah disini... saat gue lagi ngambil kotak sepatu yang agak jauhan, mata gue malah tertuju pada satu kotak berwarna putih dengan tutup nya berwarna merah. Gue malah ambil itu kotak dan melupakan kotak sepatu yang jauh tadi.

Dan saat gue buka, gue ngerasain dejavu. Isi dari kotak tersebut adalah barang-barang pemberian dari orang yang pernah dekat dengan gue, ada foto mantan pacar yang dulu sengaja gue cetak lebih buat gue simpan sendiri dan sisanya buat kejutan ulang tahun dia, bahkan barang yang pernah gue kasih dan dibalikkan juga ada.

Tapi tenang aja, gue bukan tipe orang yang meminta kembali barang yang sudah dikasih. Barang yang dibalikin ke gue ini karena kemarin sempat rusak. Barang itu adalah kipas angin kecil berbentuk kamera SLR.

Gue mengambil satu kipas angin kecil berbentuk kamera berwarna pink yang sudah tidak berbentuk lagi, gue ingat barang itu gue beli di toko mana, waktu kapan, untuk siapa dan kenapa barang itu kembali ke gue lagi. Setelah sempat digunakan kipas angin unyu itu rusak nggak bisa berputar, lalu orang yang gue kasih kipas itu meminta gue untuk coba memperbaikinya.

Dengan kesotoian gue coba bongkar kipas angin kecil itu dan berniat untuk mengembalikan fungsinya biar bisa dipakai lagi, tapi yang ada... jangankan untuk memperbaiki, memasang ke bentuk semula pun gue nggak mampu. Dan ending nya gue beli yang baru. -_____-

Kasian, kasian...

Lalu Soal foto mantan. Kalian yang emang sudah membaca blog gue sejak lama, pasti sudah tahu soal ini. Jadi bulan Januari adalah bulan ulang tahun Dia, saat itu tahun 2012 untuk pertama kalianya gue ngasih kado buat mantan pacar.

Gue bikin 18 origami kupu-kupu, 1 surat awan, dan 96 origami burung sesuai tanggal lahir dia. Gue bikin kado itu satu bulan sebelum ngasih dan diantara beberapa kertas origami itu, ada beberapa lembar foto yang gue cetak dan satu yang gue kasih figura.

Nah, foto yang difigurain pasti foto yang menurut gue paling bagus jadi sengaja gue cetak lebih buat gue simpen sendiri, takutnya kalau gue pas lagi kangen-kangennya dan nggak bisa ketemu Dia gue bisa lihat itu foto.

Tapi kenyataannya sekarang, teknologi udah makin canggih, tinggal buka instagram Dia aja udah bisa liat. Ya... ini sih kemarin pas lagi gagal move on nya gue, sekarang udah biasa aja. Malahan gue nggak galau atau baper lagi kalau bawa kemana-mana bantal pemberian Dia.

Nggak kok, nggak galau... Gue kuat kok, udah bisa move on.

*Buru-buru chat Dia – Dee, lagi di mana?*

Saat mengeluarkan beberapa barang, gue ketemu beberapa lembar surat dengan pengirim yang berbeda-beda. Gue ambil semuanya dan coba mengingat satu persatu kejadian yang gue alami dengan beberapa orang tersebut.

Emm... Tapi kali ini gue akan ceritain satu orang aja. Ada beberapa surat sebenarnya, tapi gue akan cerita satu surat aja dan satu note singkat dari satu orang ini.


Pertama – Surat Tanpa Amplop

Ka Adit, Mungkin ini udah berapa kali aku nyatain rasa aku ke kamu, mungkin juga kamu udah bosen denger apa yang aku katakan ini. Tapi jujur aku masih suka sama kamu. Susah bagi aku buat ngilangin rasa itu. Aku juga bingung buat ngilangin rasa suka aku ke kamu itu bagaimana. Maybe, i can loving you. But you can’t love me. Because i know you can’t move with “Dia”. But you must still remember. I love you. And i always waiting you to come to me and say, you love me... I hope it be true...
Begitu isi suratnya gue tulis dengan apa adanya. Gue masih ingat, gue mendapatkan surat ini malam hari di dalam tas saat gue mau memasukkan buku pelajaran untuk besok. Sore hari sebelum gue sedang berada di SMPN 26 Banjarmasin – sekolah gue sendiri – untuk melatih PMR.

Saat itu gue sudah kelas 3 SMK dan si penulis surat sebenarnya adalah alumni SMPN 26 Banjarmasin juga, tepatnya dia adalah adik kelas gue. Saat gue kelas 3 dia baru kelas 1. Mungkin biar lebih gampang gue kasih inisial Loli.

Loli adalah pengagum rahasia gue, iya, muka ganteng kayak Ariel Noah ini juga ada yang mengagumi. Tolong kalian yang baca tulisan barusan, jangan muntah di blog gue dan jangan close dulu blog ini, tolong...

Gue bilang dia pengagum rahasia karena setelah kami sering jalan berdua, sedikit demi sedikit dia sendiri mengakuinya. Dia tahu banget detail tentang gue yang kadang gue sendiri lupa, gue baru tahu setelah Loli cerita sendiri pas gue nemenin dia di rumah sakit.

Sampai akhirnya dia – mungkin bosan – menunggu gue peka, dan akhirnya Loli menulis surat itu lalu memasukkannya ke dalam tas ransel gue. Gue akuin waktu itu gue nggak terlalu mengerti bahasa Inggris yang dia tulis, tapi setidaknya gue nggak bego-bego amat buat mengartikan tulisan dan emot senyum itu.

Waktu itu Loli udah kayak mba-mba ojek pribadi gue, kami berbeda sekolah dan jarak nya cukup jauh. Tapi Loli dengan senang hati mau menjemput gue dari sekolah, lalu mengantarkan gue ke SMP buat ngelatih PMR, dia rela menunggu gue sampai selesai ngelatih, dan mengantarkan gue balik ke rumah.

Kegiatan ini rutin banget dilakukannya dengan senang hati disetiap hari rabu, sampai akhirnya gue bilang ke dia nggak usah repot antar jemput gue lagi, setelah gak lama gue mendapatkan surat itu.

Sebenarnya gue sudah tahu apa yang dia mau sebelum surat itu ditulis, hanya saja gue sudah mencoba tapi gue tetap biasa-biasanya aja.

Kedua – Note Singkat

Semangat yah ujiannya! Mudahan ujiannya sukses & lancar! Jangan lupa belajar & sholat!
Ada selotif pada note singkat berwarna pink ini di bagian atas. Oiya, gue ingat... Selotif itu digunakan untuk menempelakn note singkat ini pada beberapa tumpukan novel yang dibungkus kado. Bukan, novel itu bukan kado ulang tahun buat gue.

Loli pernah meminjam beberapa novel gue, lalu beberapa hari sebelum ujian Nasional dia meminta gue ke rumah untuk mengambil novel-novel tersebut yang sudah cukup lama dipijam. Sebenarnya, dia bukan cewek yang suka membaca banyak buku, gue tau tentang hal apa yang dia suka dan dia tidak terlalu suka. Hanya saja ini sebagai alasan untuk bertemu, setelah surat pertama itu gue terima gue memang menjaga jarak dengan Loli. Gue hanya gak mau ini terlalu jauh dan hanya menjadi rasa sakit.

Gue tahu dia pasti kecewa dengan apa yang gue lakukan, tapi gue juga gak bisa memaksakan hati ini kepada siapa gue menaruhnya, apa lagi waktu itu gue lagi sering-seringnya kepikiran sosok Dia. Makanya gue nggak pernah memaksa hal apapun, karena bagi gue; yang dipaksakan tidak akan pernah baik.

~(^^~)(~^^~)(~^^)~

Dilain hari mungkin akan gue ceritakan lebih detail tentang Loli. Sosok pengagum rahasia yang rela ngelakuin apa saja buat orang yang dia suka.

Hmm... dan akhirnya gue malah batal mencuci sepatu karena ketemu kotak ini, malah mengingat beberapa cerita yang sudah lama banget. Tapi jujur ini cukup asik, kadang kita memang harus mengingat apa yang sudah kita lewati saat kita sudah terlalu jauh meninggalkan.

Bukan berarti ingin kembali, hanya saja menurut gue moment lama sesekali harus dikenang, biar kita tahu ada hal menarik yang sudah kita lalui dan bisa kita jadikan jawaban untuk permasalah baru.

Kalian sendiri pernah dapat surat dari seseorang di masa lalu? Coba dong cari suratnya dan ceritain ke gue di kolom komentar hihi.

Sekarang, gue udah gak dapat surat-surat cinta lagi. Ya... masih dapat surat sih, tapi surat dari orang tua siswa yang minta izin anak nya gak bisa hadir ke sekolah mengikuti pelajaran, karena alasan sakit atau acara keluarga. Hmm...

Oiya. Selamat September Ceria!