Radio Galau FM


Ada yang masih suka dengerin radio? Mungkin sebagian dari kita sudah gak sesering dulu lagi suka dengerin radio, apalagi melihat makin pesatnya jaman sekarang, berbagai gadget dan aplikasi yang ditawarkan di dalamnya membuat sebagian dari kita tidak sesering seperti dulu lagi suka mendengarkan radio.


Sedikit flashback ke masalalu, tepatnya waktu gue kelas Sembilan esempe, waktu itu rambut gue mirip Andika kangen band. Pada jaman itu gue sering banget dengerin yang namanya radio, gue sering denger tiap malam. Baik ketika lagi bersantai ataupun ketika mau tidur, gue masih ingat hal yang membuat gue jadi sering dengerin radio dan jadi suka, yaitu ketika pertama kali nama gue di sebutin di radio tersebut. Ada sensasi tersendiri ketika nama kita di sebutin di radio, ini terbukti ketika sabtu malam pertama kalinya nama gue disebutin di radio, senin nya temen-temen gue di sekolah ada beberapa yang heboh karena denger nama gue disebutin di radio.

Sejak saat itu gue jadi sering sms-sms ke beberapa radio, hanyasaja gue paling pas sama satu radio, yaitu Music Chanel. Mungkin karena melihat announcer yang sangat bersahabat, namanya MC Hendra. Awal yang iseng-iseng cuman berniat pengen cari hiburan, nyatanya malah membuat gue tergabung dalam suatu grup, entah grup atau apa namanya, yang pasti kami punya nama trsendeiri. PM (Pangalila Manajemen), terdengar freak sebenarnya kalau dilihat sekarang tapi kalau dulu terlihat keren.

Tiap jam 10 malam yaitu acara curhat, orang-orang yang tergabung dalam PM nelpon radio MC secara bergantian, termasuk gue. Gue masih inget waktu itu gue cuman sering sms-sms, tapi karena beberapa pendengar dan teman-teman MC pada penasaran pengen dengerin suara gue. Akhirnya pada suatu malam gue menelepon MC dan kira-kira seperti ini percakapan gue.

”Hallo selamat malam...” kata MC Hendra.

”Malam...” kata gue.

”Dengan siapa ini ya?”

”Ayo tebak ini siapa...”

”Uhm... siapa ya gak tau nih, suaranya asing banget.”

”Hha tapi maksa mau denger suara gue,”

”Maksa? Kayaknya engga deh,” kata MC Hendara dengan suara yang terdengar bingung ”Maaf       nama Om siapa ya?”

Hening...

”Hallooo Om masih disan Haalloo...”

”I-ini gue, ini gue Regas,”

“Ahh bercanda nih, yang kita tahukan si Regas masih esempe OM, masa suaranya Regas kayak Om-om salah gaul gini hhe”

”Ya Allah hen... ini bener gue Adit, Adittya Regas, percaya deh ini gue.” gue nangis.

”Wahh ternyata Regas aslinya Om-om MC hahahaha”

*Lempar HP, Injek-injek Radio, buhun MC Hendra*

Oke dialog di atas gak perlu di bahas.  Gak cukup seru-seruan lewat Radio aja, kami juga sempet beberapa kali kopdar bareng, diantara para PM cuman gue yang masih unyu-unyu, yang lain kayak penyu-penyu.

Banyak hal yang kami mahas di Radio, pada jaman itu urusan cinta yang paling sering dibahas, ya sama sekarang juga sih nyatanya. Saat itu kata-kata galau masih belum sepopuler sekarang, kalau dulu kata-katanya ”Keluh Kesah”.
bicara galau, jangan heran kalau kalian para pengunjung baru blog gue rada bingung apa maksud dibalik stempel yang terdapat di header blog gue ini.

Seperti yang kalian tahu nama belakang gue Regas, yang memiliki arti baru yaitu: Remaja Galau Selalu. Suram emang, tapi itu adalah tanda dari blog gue ini yang isinya galau maksimal. Status itu tidak gue akui sendiri, tapi emang beberapa teman-teman sesama blogger yang sudah lama kenal dan baca tulisan gue yang membuat itu semua.



thank you for your friends without you I'm only blogger regular blogger :) walaupun terlihat nyesek hha

Kembali ke topik.

Ngomong-ngomong Radio + Galau. Gue yakin kalian anak-anak gaul pengguna twitter pasti tahu sama akun populer yang satu ini dan mungkin kalian salah satu followers nya, ya @RadioGalauFM. Akun twitter yang selalu ngena di hati ini belakangan sering kita lihat nampang di toko buku Indonesia dengan judul yang sama.



@RadioGalauFM tidak hanya berhasil membuat sebuah novel, tapi juga berhasil membuat film untuk layar lebar. Lewat skenario kreatif Mas Haqi Achmad, sutradara Mas Iqbal Rais, dan para rekan-rekanya, mereka berhasil membuat film layar lebar yang dia angkat dari novel oleh judul yang sama. Rapi Films lagi-lagi menjadi produksi film yang diangkat dari sebuah novel, setelah sebulumnya sukses dengan film 3 Pocong Idiot yang filmnya pernah gue review di blog ini. Kini Radio Galau yang menjadi produksi film layar lebar selanjutnya.




Sinopsis: Radio Galau FM
Selama tiga tahun, Bara tidak punya pacar. Selama tiga tahun terakhir Bara menghabiskan malam minggu dikamar, pacaran dengan laptop dan mengejar impiannya menjadi penulis. Selama tiga tahun hanya ada satu hal yang konstan dalam hidup Bara : GALAU.
Kegalauan Bara berakhir ketika hadir sosok Velin, adik kelas lucu yang kemudian menjadi pacarnya. Bersama Velin, Bara memasuki dunia baru yang penuh warna. Bersama Velin, hidup Bara menjadi lebih indah dan menyenangkan.
Tapi, masa masa indah bersama Velin tidak bertahan lama. Velin yang manis perlahan bertransformasi menjadi manja dan menyebalkan. Velin berubah, Bara mulai gerah. Bara berusaha mencari solusi, tetapi sikap dramatis Velin kian menjadi. Velin bahkan sampai mencoba bunuh diri dan hal ini membuat Bara galau lagi.
Ditengah kegalauan Bara, hadir sosok Diandra, kakak kelas yang cantik, seksi dan dewasa. Diandra membuat Bara nyaman. Diandra membuat Bara senang. Diandra membuat Bara melupakan Velin. Sialnya, ternyata Diandra lebih dramatis dari Velin dan hal ini tersebut membuat Bara semakin galau.
Awalnya Bara berpikir kehadiran perempuan akan membuat dirinya tidak galau lagi. Tapi nyatanya Velin dan Diandra malah membuat Bara galau tingkat nasional.
Bagaimana cara Bara menghadapi Velin dan Diandra? Apa yang Bara lakukan untuk mengusir kegalauannya? Jawaban bisa kamu dapatkan di Radio Galau FM.

Kabarnya film yang bertajuk drama komedi ini sempat di galau juga kapan jadwal tayangnya, tapi kemarin pas gue buka twitter @RadioGalauFM dan lihat ava-nya, film ini bakalan tayang 13 September.



Hayo Kakek siapa itu galau? Sumpah ya, gue denger sountrak ini film bulu mata pada rontok semua *tisu mana tisu*. Apalagi waktu si Velin bilang:

"Entah mana yang lebih sakit, kehilangan kamu atau digantungin terus sama kamu"

Suammpahh ini kata-kata yang paling ter-nyesek abis yang pernah gue denger.

Lirik lagu OST Radio Galau FM

Penulis skenario punya harapan yang sangat terhadap film ini, dan mari bersama-sama kita aminin...

Saya telah menyelesaikan pekerjaan saya. Saya telah mengerahkan kemampuan saya. Perjalanan Radio Galau FM akhirnya sampai di tahap yang paling membuat saya berdebar: bertemu dengan penontonnya. Bismillah. Semoga Radio Galau FM dapat menghibur penontonnya. Semoga Radio Galau FM dapat membuat penontonnya senang, sedih, dan galau. Semoga Radio Galau FM menjadi tontonan yang dapat memiliki tempat di hati penontonnya. Aamiin. 
Dikutip dari: http://jemarihaqi.wordpress.com/2012/08/03/menulis-radio-galau-fm/ 

Aminnn... *semoga dapet tiket nonton ini film gratis aminnn*
 
Jadi buat para galauwers dimanapun kalian berada mari saksikan Radio Galau FM di bioskop-bioskop kesayangan Anda.






PS: Jangan lupa bawa tisu kalau nonton ini film, usahakan tisu toilet, karena lebih murah dan isinya banyak.

Sumber foto:
http://jemarihaqi.wordpress.com/
http://kapanlagi.com/

~(^_^~)(~^o^~)(~^_^)~

Film Radio Galau FM yang latarnya sekolah ini, mengingatkan gue dijaman SMK dulu. Dibandingkan gue, cerita anak sekolah ini jauh banget sama apa yang gue alamin di masa sekolah SMK, uhmmm gue pengen mengingat masa-masa SMK dulu nih apa aja ya yang pernah gue lakuin...

follow my twitter: @adittyaregas