Banyak temen-temen gue di twitter yang tanya kayak gini, “Eh dit lo KPOP ya?” | ”Bukan, gue bukan anak pop.” | ”Maksud gue lo suka Korea ya?” | ”kata siapa? Pantat gue udah nggak korengan lagi.” | ”@#$!&%--- (^)====)>_<”)

Oke, jadi dibeberapa post gue belakangan, gue sering menyelipkan bahasa Korea. Ya padahal gak banyak sih cuman satu dua kata doang. Tapi entah kenapa mereka begitu antusianya, padahal gue cuman bisa sedikit bahasa Korengan, eh maksud gue Korea. Jadi gue tahu beberapa kata-kata Korea itu, dari hasil nyandra novel-novel si Dina. Kalau si Dina baru bisa dibilang KPOP, coba aja kalian cek blog-nya Dina. Backsound di blog-nya aja lagu Korea, header sama background blognya juga foto orang Korea, tapi entah itu artis atau boy band gue juga gak tau.


Belakangan acara berita di tipi lagi rame-ramenya membahas masalah pesawat sukhoai, tapi tiba-tiba secara cepat berita tentang jatuhnya pesawat sukhoi itu tergantikan dengan beritanya Lady Gaga. Berbagai stasiun televisi ramai membahas masalah nasip konser Lady Gaga, apakah batal atau tidak.

Konser yang rencana awal bakalan di gelar 3 Juni 2012, di Gelora Bungkarno Senayan itu, menimbulkan berbagai kotropersi dari berbagai pihak, seperti yang gue kutip di website Yahoo Indonesia:  “Rencana kedatangan Lady GaGa untuk menggelar konser di Indonesia mendapat respon keras dari Front Pembela Islam atau FPI. Mereka menilai penyanyi tersebut membawa aliran setan, serta busana dan aksi panggung yang kerap ditampilkan Lady GaGa dinilai terlalu seksi.”

Allhamdullilah... cuman kata itu yang bisa gue ucapkan, gue cuman bisa bersyukur. Rasanya gue bangga dan bahagia banget. Ini karna kemarin, tepatnya tanggal 6 Mei 2012. Dihari minggu itu, gue berhasil ngumpulin anak-anak alumni SMPN 26 Banjarmasin anggkatan gue 2008/2009. Sumpah ini gak gampang, perlu pengorbanan extra untuk bisa ngumpulin mereka, terutama cowok. Bayangin aja betapa susahnya, mengumpulakan teman-teman yang kurang lebih 3th gak ketemu.


Tapi, atas se-izin yang maha kuasa, tiap malam gue sholat, gue ber’doa, memohon agar acara reuni yang sudah lama gue rancang bisa berlangsung dengan baik. Dan ALLHAMDULLILAH berhasil. Sebelum reuni, tepatnya tanggal 12 April 2012, tepatnya sebelum UN, gue ngajak teman-teman satu angkatan untuk berkunjung ke-sekolah kami, sekedar ngumpul-ngumpul dan minta do’a restu sama guru agar ketika UN kami diberikan kelancaran nyontek, dan bisa lulus dengan nilai bagus.


Di balik acara ngumpul-ngumpul dan minta do’a restu ini, gue menyimpan sebuah rencana untuk mengadakan reuni. Setelah kami cukup puas menjelajahi kelas lama kami masing-masing, kami pergi ke lapangan depan sekolah dan disana uhm... gue beraksi. Dengan kekuatan bulan akan menghukum mu...  *salah fokus*

Gue beranikan diri untuk berpidato di depan teman-teman gue, yang waktu itu cukup banyak hadir. Tenggorokan gue berasa abis nelen pasir panas, rasanya kering. Teriak-teriak di tengah suara temen-temen gue yang lain, yang cowok kayak tawon kelaparan, dan cewek kayak bebek arisan. Lihatlah penampilan gue ancur abis, lusuh abis, paling gembel, dan… paling banci.

“WOY SIAPA YANG NARUS POTO PRIBADI GUE!!!”






Dan hari yang ditunggu pun tiba. Dari 158 teman alumni, yang terkumpul Allhamdullilah. Gak nyampe setengah... Pisau mana pisau. Yang datang ke acara reuni ini ada 38 orang. Tapi walau bagaimana pun gue tetep bersyukur, setidaknya ini bisa membuat bahagia para temen gue, yang merindukan ingin bertemu mantanya #eaaaa

*pasangbacksound* 

Disini... kau dan aku, terbiasa bersama. Menjalani kasih sayang, bahagia ku dengan mu.
Pernahkah kau menguntai hari... paling indah ku ukir nama kita berdua, disini surga kita (Acha with Irwansyah – My Heart) Lagu yang paling populer waktu gue esempe.
 


Tapi sayanganya di tengah reuni ini juga, kami sedang berduka. Karna salah satu teman kami Ayah-nya meninggal pas di hari kami reuni. Dan juga ada yang kecelakaan kecil waktu menuju ke tempat reuni. Di tengah ini semua, gue cuman bisa ngebantu seadanya. Mianhae   (T_T) Kain pel mana kain pel...

Acara hari itu cukup meriah, teman gue Icha. Iya Icha, kalian taukan? Ituloh cewek yang gue anggap sahabat, tapi gak tau dia-nya nganggak gue apaan, buat yang belum kenal bisa baca cerita konyol gue bareng Icha (Moll Edan). Icha nyanyi di atas panggung sama temen gue Sabilla, yang pernah gue taruh twiit-nya ditulisan gue yang ini.

Gue denger suara Sabilla, cukup bagus. Lalu tiba-tiba mikrofonnya rusak. Gue denger suara kayak kantong kresek sobek. ”KKreEseeKKk.... KKkrEEesSseekkK.... AAAaaaaaAAaaaa....” gue liat ke panggung, lalu suara itu tibul lagi, gue langsung sumbat telinga pakai obeng. ”AAAaaaa....” Kalian bisa nebak sendirikan ini siapa.




Gue bener-bener gak sadar, waktu lagi asik ngegosip sama temen cewek gue, eh malah di foto. Aib ini aib...


Jadi beberapa waktu lalu, gue diajak pergi ke Museum Wasaka sama Kakak sepupu gue Andre, ketika sore hari. Kami tidak hanya berdua, tapi ada dua orang lagi yang ikut. Gue kurang tahu namanya siapa, karna mereka adalah teman satu kelas Andre, di kampus mereka Sari Mulia (sekolah perawat). Andre ngajak gue jalan ke musium bukan mau berkunjung kesana, tapi buat nemenin nge’refres otak dia dan teman-temannya, karna baru saja selesai ujian. Kata Andre sih, dia stres berat karna baru aja satuminggu full menghadapi ujian. Perjalanan menuju musium wasaka tidak lama, hanya sekitar 15menit dari rumah gue, sudah bisa sampai disana. Museum Wasaka ini, terletak di jalan Benua Anyar Banjarmasin, tepat di bawah jembatan Benua Anyar atau di depan kampus STIMIK Banjarmasin. Setelah menuruni jembatan Benua Anyar gue, Andre, dan teman-temannya memarkir motor tidak jauh dari musium.