Harapan Diatas Sepotong Roti

Tidak ada yang spesial dimalam berkurangnya usia gue ini, semuanya berjalan seperti biasa tidak seperti dua tahun kebelakang. Dimana gue mendapatkan kado yang paling gue harapkan dan itu sangat indah, tepat tengah malam disaat usia bertamabah. Tapi sayang sosok kado terindah itu hanya bertahan beberapa minggu dan menghilang begitu cepat. Dia sosok yang sudah banyak mengajarkan gue tentang bangkit dari keterpurukan, melawan rasa takut, dan berhenti menangis dalam kegalauan. Dan dia juga sosok yang telah mengajarkan gue betapa sakitnya dihianati,disaat gue berharap banyak kepada dia. Dia memang hanya beberapa minggu hadir dihadapan gue sebelum pergi, namuan dia adalah sosok yang gak pernah pergi ‘Cat’. 


Selama setahun kebelakang gue banyak mendapatkan pengalaman yang nggak mungkin bisa didapatkan orang lain dan tentunya tidak bisa dibeli dengan uang. Betapa tuhan mencintai hambannya yang selalu berdo’a dan mematuhi perintahnya, meski gue akuin gue sering bandel dan melanggarnya. Tapi cinta yang diberikan pemilik Alam semesta ini tidak pernah mengeluh atas tidakan yang gue lakukan.

Flashback, hari demi hari yang gue lalui sudah pasti nggak semudah yang dibayangkan, banyak cerita kisah yang sudah gue bagikan ke kalian semua melalui tulisan yang sering gue tulis di blog ini. Berjuta pengalaman, kisah menyenangkan, kisah sedih, kisah gal*u, dan juga  teman baru serta kehadiran perasaan suka secara sepontan yang hadir dikehidupan gue seperti layaknya setan.

Tidak ada yang mewah malam bahagia ini. Diatas sepotong roti do’a dipanjatkan. Apa harapan gue diusia 17th ini? Seperti yang kita tau manusia itu gak ada puas-puasnya, apalagi kalau dikasih harapan. Yang pasti harapan yang gue pengen itu banyak banget, gue cuman bisa minta do’a aja dari kalian semua, semoga harapan gue itu bisa tercapai. Amin.

Oya ada satu kebahagiaan yang boleh kalian tau diusia yang sudah gue tunggu-tunggu ini, bukan cewe, bukan HP baru, bukan baju baru, celana baru apa lagi kancut baru. Dan itu adalah besok gue udah punya KTP, dan secepatnya gue bakalan punya SIM hahaha…. Gue gila? Emang. Kalian tau sendirikan khususnya yang sering ngikutin tulisan “DERITA ANAK MAGANG” tulisan yang berjudul ‘Akhirnya Kena Juga’ dimana gue kenarajia, pasrah ngasih motor dan diketawain bos gue. Dan sejak itu gue terauma bawa motor kalau mau jalan keluar sama Icha, malah dia yang ngeboncengin gue. Berasa jadi ade-nya.

Minta do’a-nya juga ya soalnya gue mau buat SIM pake tes, bukan pake cara curang. Ya kalian ngertilah maksud gue. Secepatnya bakalan ikut bikin SIM pake tes lapangan + tertulis, semoga berhasil. Gue berjanji kalau udah dapet SIM, gue bakalan nyari tempat rajia dan nunjukin kemuka polisi kalau gue udah punya SIM dan KTP.

Gue udah 17th, kata Icha 16th itu lebih jauh menyenangkan ketimbang 17th. Gue cuman berharap seperti roti malam ini.

Kehidupan itu seperti roti isi yang tidak ditulis label apa rasa nya, kita tidak akan pernah tau sensasi rasa apa saat gigitan pertama bisa chocolate, vanilla, cheese, strawberry, coconut, peanut atau kosong. Begitu juga kehidupan, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi pada hari besok, besok, besok, dan besoknya lagi. Gue berharap sensasi gigitan selalu baik setahun kedepan.
Adittya Imansyah – 23122011

Dan orang pertama yang mengucapkan malam ini adalah frest love Bunga, makasih atas perhatiannya dan masih mengingat hari ini. :')

Semoga Cat dan “Dia” masih mengingat hari ini, karna mereka harta dunia yang paling berharga walau tidak gue miliki.