Taraaa



COVER


Gue harap mata kalian nggak sakit liat gambar hasil coretan jeripayah gue ini hhe. Gue ngegambar ini disela-sela guru lagi lengah dan asik ngomong. Rencananya ini sketsa buat buku gue nanti, ya "DERITA ANAK MAGANG" gue seirus mau ngebukuin pengalaman absurd sekali seumur hidup itu.


Gue minta doanya buat kalian semua semoga buku ini cepat kelar dan ada penerbit terkenal yang mau nerbitin tulisan gue. Ini satu dari seribu impian gue selama ini, gue jadi bersemangat banget ngegarap buku ini karena dapet pencerahan dari guru produktif gue, beliau bilang.


"Sukses itu berawal dari mimpi, seperti permainan puzzel. Diaman kita harus merangkainya perlahan-lahan satu persatu, keping demi keping. Sampai nantinya membentuk sesuatu yang diharapkan, begitu juga dengan mimpi."
"Jangan pernah pesimis dengan apa yang pernah kita usahakan, setidaknya berusaha itu lebih berharga dari pada diam tidak melakukan apa-apa."
"Orang bilang hidup itu jalani saja apa adanya seperti air yang terus mengalir, itu ada perkataan bulsite karna kalau ada jurang didepan masa kita mau diema aja."


Yang terakhir itu buatan gue hihi... tapi itu ada artinya loh, gue yakin kalian pasti tau apa maksud perkataan gue diatas?
Oya terimakasih buat ka'meutia karna saya menang giveaway nya he, allhamdullilah dapet dompet dari Aceh City. Kebetulan dompet dari mantan gue udah agak kusam dan siapa untuk dimusiumkan. Dan makasih juga buat teman-teman cemuaaanaaa yang udah ngasih supot dan doa nya.

Dan TARAAA ini yang ditunggu-tunggu hhe. Setelah tulisan seblumnya The End "DERITA ANAK MAGANG" gue mau ngasih tau barang apa yang selama 4bulan nggak pernah lepas dari selama magang. Dan ini barangnnya.



Klik disini Untuk melihat




Ya gelang karet, ini gelang bukan hanya gelang biasa tapi ini gelang putih bertuliskan "Life" yang terbuat dari karet #eaaa selama gue magang 4bulan, mulai dari ditempat magang 1,2, dan 3 nggak pernah gue lepas. Gelang "Life" sendiri gelang koleksi karet yang paling gue sayangi karna menyimpan banyak kenangan, terutama waktu magang ditempat ke 3 :)

Dan yang lebih spesial lagi, gelang itu sekrang udah nggak ada dipergelangan tangan gue lagi atau dikotak aksesoris gue. Tapi kelang itu udah ada di Jakarta dia berkeliaran di UI (Universitas Gajah Mada) *Nah lo? koe bisa dit* ya dibisa-bisainnn aja #plakkk gelang itu gue kasih sama seseorang dia seorang cewe yang berparas manis dan berumur satu tahun lebih tua dari gue wanita asala Lombok.

Kami nggak pernah ketemu sama sekali sebelumnnya cuman lewat sms aja untuk berkomunikasi, gelang itu gue selipkan dipaketan kado yang sengaja gue kasih kedia, dan gue titip sama kaka sepupu gue dimana, Gadis itu adalah sahabat kaka sepupu gue. Dan gue udah janji sama tu cewe mau ngambil gelang itu lagi 'suatu saat' dan ketemu langsung sama dia :D


Satu lagi masih ada satu barang lagi tapi udah gue lepas tu barang dan gue lupa naruhnya, kalau ketemu makan gue kasih tau lagi.
.::oOo::.


Aduh gue jadi lupa apa yang mau gue tulis??? *gupil dulu* Gue mau minta pendapat kalain semua yang baca tulisan ini sekarang apa lagi yang udah lama baca blog gal*u ini.


Gue bakalan bercerita lagi selepas berakhirnya kisah gue selama magang “DERITA ANAK MAGANG” kali ini gue bakalan cerita lagi sama kalian semua, blogger dan pembaca yang kurang beruntung baca tulisan typo gue ini. Gue bakalan ceritain pengalaman Percintaan gue tapi cerita gue semasa duduk dibangku sekolah dasar atau SD, gue yakin bukan cuman gue yang punya cerita gila dimasa anak-anak, yang seharunya lagi asik-asiknya bermain dan mewek karna nggak dibeliin mainan baru, tapi gue berbeda sama anak pada umumnya. Dengan umur gue yang baru aja 6tahun gue udah ngerasaain “Manis Pahit Cinta ?” Nah loo….??? Kecil-kecil udah cinta-cintaan hha tapi nggak samapi menggalau, membatin, nyesek, dan nangis-ngasih darah apa lagi sampai minta ditusuk-tusuk pake pulpen TIDAK!.

Cerita ini hanya untuk hiburan semata dan tidak dipungut biaya, dicatet ya tidak dipungut biaya. Dan cerita ini adalah real, non fiksi atau tidak dibuat-buat, terserah kalian mau percaya atau nggak tapi semua yang pernah gue lakukan semasa duduk disekolah dasar ini benar terjadi.

Dan alasan lain kenapa gue mau berbagi cerita absurd gue, dikarenakan untuk para blogger yang dengan senangnya gue liat dikomentar-komentar dibeberapa tulisan gue, mereka lebih suka gue tersiksa dan teraniyaya. Ini lebih kejam dari fitnah ataupun pelecehan seksual kepada seorang anak kucing sekalipun. Tapi demi menghibur bakalan gue lakuin dan tulisan ini juga secara nggak langsung melatih gue buat berkomedi melalui tulisan dan gue jadi tahu tulisan bagaimana yang para blogger sukai, karna gue serius mau ngegarem eh ngegarap sebuah novel komedi “DERITA ANAK MAGANG”.

Kalau ka'Pungky baca tulisan ini bisa-bisa gue di gampar hahaha

Gimana menurut kalian, ini demi kenyamanan bersama aja ko biar kalian betah dimari. Kalau nggak setuju gue nggak ceritain itu dan bakalan buat tulisan-tulisan yang mungkin nggak ada hubungannya sama masalalu atau kehidupan pribadi gue dimasa lalu. Apa lagi sama hubungan dimasa lalu.

Soo gimana menurut kalian semua?