Tentang Aceh


Pada kesempata kali ini gue lagi ikut giveaway yang di adain sama ka’meutia. Kalian masih ingen kan sama kaka cewe nan manis dari jembatan ancol ini, eh maksud gue dari Aceh. Nah Ka’meutia lagi ngadain giveaway hadiahnya yang bikin gue kaga nah makannya mau ikutan hhe. Dari pada gue ngomong panjang lebar, lebih baik langsung mulai sekarang oke.

Bismillilahhirohmannirohom…


"Apa yang kamu ketahui tentang Aceh?" saya yakin Semua dunia kenal dengan Aceh, apalagi selepas kejadian yang mengerikan beberapa tahun lalu, yang telah membuat dunia menangis. Ya gempa bumi yang berkekuatan 8,5 SR itu mengguncang Aceh dan mengakibatkan tsunami, tepatnya pada tanggal 26 Desember 2004 Aceh mengalami kiamat sugro (kiamat kecil), bayangkan itu hanyalah kiamat kecil bagaimana kiamat yang sebenarnya nanti? Gelombang yang sangat tinggi dengan cepatnya menyapu bersih kota serambi mekah itu, dengan tiada ampun tsunami mengobrak-abrik Aceh.

Bukan hanya tsunami yang saya tahu dari Aceh. Tapi dibalik kejadian mengerikan itu terdapat sesuatu yang tidak bisa dijawab dengan akal sehat, diantaranya yang saya tahu. Tentang sebuh masjid yang masih berdiri kokoh saat tsunami menghancurkan Banda Aceh, namun apa yang terjadi masjid Baiturrahman tetap berdiri dengan kokoh  dan masjid itu menyelamatkan banyak korban dalam keganasan tsunami.

Dan hal kedua yang tidak bisa dijawab dengan akal yang saya tahu adalah tentang seorang anak bernama martunis seorang anak SD yang menjadi korban keganasan tsunami namu yang membuat saya bingung, dia sempat terapung-apung dan akhirnya terdapar dirawa-rawa dekat makan Teuk syiah kuala. Selama 19hari bocah itu terdampar lemas baru saat itu martunis ditemukan oleh warga, meski kondisinya yang kurang baik namun yang membuat saya tidak habis piker dia selamat dari amukan ombak itu. Lalu wargapun menyerahkan martunis  ke awak televise Inggris yang kebetulan meliput disitu, dan menyiarkannya ke stasiun TV Eropa pada saat itu martinis mengenakan baju sepak bola Negara Portugal.


Nah sebenarnya hanya itu yang saya tahu tentang Aceh, namu saat saya berkunjung ke blognya ka’meutia saya jadi lebih tahu lagi tentang Aceh diantarannya.


1.Samalaga


 Kampung kediaman Ayah ka’meutia, Kota yang terletak di Kabupaten Bireuen ini masih sangat hijau, sawah membentang luas dan suasana kampuangnya masih sangat kental dan tentunya bebas dari polusi, sangat berbeda jauh dengan Banjarmasin kota saya sendiri dimana suhu dan tingkat polusinya hampir sama dengan Ibu kota Jakarta waklau saya belum pernah ke Jakarta, tapi mendengar dari pembicaraan teman-teman saya yang pernah kesana. Banjarmasin ibarat adinknya Jakarta.

2.Batee iLiek


Batee iLiek adalah tempat wisata alam masyarakat, tempat ini menyediakan hamparan sungai yang sangat panjang, airnya yang bersih, suasana yang sangat sejuk membuat pengunjung dimanjakan oleh alam. Yang unik dari Batee iLiek ini, disempanjang sungi tersusun batu-batu besar yang menghiasi pinggiran sungai. Air yang mengalir disungai ini bukan hanya dimanfaat kan sebagai tempat berwisata air, tapi juga digunakan untuk mengaliri sawah-sawah warga dan selokan rumah warga sekitar, walaupun selokan air yang mengalir masih sangat bersih dan biasannya dipakai mandi dan bermain bagi anak-anak sekitar.

3.Jeunieb


Kali ini tempatnya nenek ka’meutia, Jeunieb adalah kampung yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Lhokseumawe dengan hanya menempuh waktu 1,5jam sudah bisa sampai di Jeunieb.  Tempat ini tidak berbeda jauh dengan Samalaga, namun bedannya Jeunieb ini lebih banyak tambak ikan dan udang sebagai mata pencaharian utama warganya dan juga ditempat ini banyak terdapat pohon kelapa karna jaraknya tidak jauh dari bibir pantai/laut.

4.Pulau Semadu



Pulau Semadu ini terletak di Rancing, Batuphat timur Lhokseumawe, pulai ini juga berdekata dengan PT.Arun, salah satu perusahaan gas di Aceh yang terkenal. Disekitar pulau Semadu banyak tedapat pohon cemara, sebelum menuju pulau Semadu kita terlebih dahulu harus melalui jembatan panjang setapak yang terbuat dari kayu. Walau pulai ini kecil namu pemandangannya sangat indah, laut yang biru dan tenang memuat siapa saja yang berada disana akan merasakan ketenangan bebas dari kebisingan motor-motor dan tentunya bebas polusi.

5.Aceh Tsunami Museum

Dari namanya saja kita sudah tahu bahwa ini adalah sebuah musium. Aceh Tsunami Museum tempat ini dibangun oleh pemerintah setempat untuk mengenang para korban-korban yang terkena keganasan tsunami 7tahun yang lalu. Nama lain dari museum ini adalah Rumoh Aceh Escape Building dan luas lahan yang diperlukan untuk membangun musium ini adalah 10.000meter persegi.


Diantara semua ruangan yang diceritakan ka’meutia diblognya, ada satu ruangan yang sempat membuat bulukuduk saya merinding yaitu “The light of God” ruangan yang berbentuk sumur silinder  yang menyorotkan cahaya dari atas, dipaling atasnya terdapat sebuah lubang yang bertuliskan arab “Allah” Ruangan yang mengandung nilai-nilai religi cerminan dari Hablumminallah (konsep hubungan manusia dan Allah). Didinding-dinding ruangan itu terdapat tulisan nama-nama korban tsunami sampai ke atasnya, banyangkan seandannya ada sanak keluarga kita yang namanya tertuliskan disitu bagaimana perasaan kita, tentunnya hati akan bergetar dan mungkin akan meneteskan air mata.

6. Lhok Nga Beach

Lhok Nga Beach adalah sebuah pantai yang terdapaat di Barat Sumatra, Kecamatan Lhok Nga, Kabupaten Aceh Besar. Ombak dipantai ini sangatlah ganas dan menantang hamparan pasir putih disepanjang pantai dan ombak laut setinggih 3meter sangat cocok melakukan olah laga air yaiut berseluncur. Dipatai ini pengunjung tidak bisa sembarangan berenang ini dikarenakan banyaknya pusaran air yang terdapat dipantai ini, namun pihak setempat membuatkan area khusus untuk berenang dengan dibuatnya kolam kecil yang dibatasi oleh batu-batu dipesisir pantai Lhok Nga Beach tersebut.


Jujur saja hanya sedikit pengetahun saya tentang Aceh, namun setelah ka’Meutia bercerita tentang kampungnya tersebut saya jadi lebih tahu banyak tentang Aceh. Dan mungkin seandanya ada pihak sponsor travel atau sejenisnya yang berani untuk menyewa saya untuk menceritakan lebih jauh lagi tentang Aceh atau kota mana saja insyaallah saya akan bersedia, menulis menceritakan semua pengalaman itu diblog saya ini. 

Tulisan ini diikut sertakan dalam giveaway yang di adakan oleh Ka'Meutia.

 .::oOo::.