Oktober Indah #BloggerNusantara | Part 1

Kenapa kali ini judulnya Oktober indah? alasan pertama karna gue nggak tau judul apa yang pas buat ngegambarin tulisan kali ini, dan alasan kedua gue nggak bisa buat judul yang bagus. #nyesek Lagi-lagi gue cuman bisa bersyukur kepada sang pencipta, karna berkat dia lah gue selalu bahagia.

Acara Blogger Nusantara kemarin berlangsung dengan sukses dan sangat mengesankan, penuh dengan kenangan manis dan kemanusiaan gimana nggak, soalnya bertepatan dengan sumpah pemuda ini bagi yang merasa muda loh ya hihi....  Kopdar 1000 Blogger itu meninggalkan kenangan yang indah dan sampai tersiksa bagi masing-masing blogger yang menghadiri acara itu. Dan gue juga punya pengalaman memalukan yang nggak bakalan terlupakan. Kita mulai saja, jeng jeng jenggg.....



Oya sebelumnya perlu gue ingetin kembali dipostingan sebelumnya, kalau nanti gue nggak bakalan parno saat menuju Surabya dan sesudah di Surabaya atau Sidoarjo.

Tepat kamis sore lalu sesudah menghadiri acara kunjungan silaturahmi dengan Blogger Banua KeBpost dan setelah itu gue pulang kerumah, dan setelah itu gue masukin barang-barang nggak penting ke dalem tas, dan setelah itu gue mandi lalu menggosok gigi nggak lupa sabunan dan bilasan, dan setelah itu makan, dan setelah itu berangkat menuju bandara Samsudinor, dan setelah ini gue dilemparin kancut beserta jamban sama pembaca.

Hari itu adalah hari yang paling bersejarah dalam hidup gue, kenapa? Karna baru kali ini gue mengudara, maksud gue naik pesawat. Saat gue dibandara mama gue nelpon.

Mama : Hallo adit pesawatnya udah terbang?
Gue : Ya belum lah, ini bisa nelpon.
Mama : kamu sudah beli antimo belum, buruan beli entar waktu dipesawat nggak bisa minta mampir loh soalnya nggak ada warung dijalan pesawat.
Gue : (-_____-")
Mama : Hallooo adittt.... kamu dengerin mama nggak sih!!!
Gue : Iya ma dengerrr....
Mama : Inget kalau kamu pengen muntah jangan keluarin kepala kamu dan muntahannya dijendela pesawat ya, soalnya kasian kalau entar kena yang dibawah.
Gue : (T_____T")
Mama : Satu lagi, kamu perginya ke Surabaya kan acaranya di Sidoarjo, kalau udah di Sidoarjo jangan main-main dilumpur lapindo ya.
Gue : .....

Ini Mama gue yang parno....

Waktu pembagian tiket jujur aje gue dekdekan karna baru pertama kali pegang tiket pesawat. Dan setelah gue pegang tu tiket, bulu idung malah gemeteran 3SLR beruntung tidak mengakibatkan tsunami cairan kuning yang lengket itu. Coba kalian perhatikan....


Pertama yang buat gue gemeteran adalah saat liat nama pesawat yang gue naikin. Lion Air, kalian tentunya ingatkan kejadian beberapa tahun lalu pesawat Lion Air terjatuh dilaut Indonesia memakan semua korban dan sampai sekarang bangkai pesawat tidak ditemukan seutuhnya. Dan kedua gue ilfil banget sama yang cetak tu tiket, kenapa nama gue dibalik-balik gitu?

Kali ini gue bisa sabar dan nggak parno kan.

Nah Sesampai dibandara Juanda Surabaya teryata mobil yang menjeput rombongan kami belum dateng, jujur aja gue udah cape banget setelah menempuh perjalanan emm atauu... mungkin lebih tepat penerbangan. Karna pantat gue udah keram + kesemutan, dari tadi lama duduk dipesawat, belum lagi bawaan dua tas gue yang beratnya naizubillah. Berasa jadi kuli, ngangkat dua karung beras berkutu. Otomatis kaki gue mulai sakit karna lama berdiri nunggu jemputan akhirnya gue putuskan duduk sebentar sambil meluruskan kaki. Tiba-tiba orang yang gue kira Mas Adam *suami anul daratista* mendekati gue dan kawan-kawan. Gue kira tu orang mau minta tanda kaki gue, tapi tu orang malah ngusir kesenengan gue. "Maaf mas, dilarang duduk diberanda bandara ini, silahkan duduk ditempat yang disediakan." Sialan.... kali ini gue ketahuan banget baru pertama kali kebandara ini. Ternyata ini bandara Internasional #terpojokandikloset pantesan aja dimarahin.

Akhirnya setelah menunggu lama mobil jemputan kami dateng...

To Be Continue....